قال ابن القيم رحمه الله : أربعة تجلب الرزق : 1) قيام الليل، 2) و كثرة الاستغفار بالأسحار، 3) و تعاهد الصدقة، 4) و الذكر اول النهار و آخره. [ زاد المعاد 372/4 ]

Imam Ibnul Qayyim berkata : ada 4 hal yang mendatangkan rejeki :

1) Shalat tahajud
2) Memperbanyak istighfar sebelum subuh
3) Sering-sering bersedekah
4) Zikir di waktu pagi dan petang
[ Zaadul Ma’ad ]

Selain hal tersebut di atas, adalagi hal yang dapat menghilangkan kemiskinan dan dosa-dosa.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

تَابِعُوا بَيْنَ الْحَجِّ وَالْعُمْرَةِ فَإِنَّهُمَا يَنْفِيَانِ الْفَقْرَ وَالذُّنُوبَ كَمَا يَنْفِى الْكِيرُ خَبَثَ الْحَدِيدِ وَالذَّهَبِ وَالْفِضَّةِ وَلَيْسَ لِلْحَجَّةِ الْمَبْرُورَةِ ثَوَابٌ إِلاَّ الْجَنَّةُ

Ikutkanlah umrah kepada haji, karena keduanya menghilangkan kemiskinan dan dosa-dosa sebagaimana pembakaran menghilangkan karat pada besi, emas, dan perak. Sementara tidak ada pahala bagi haji yang mabrur kecuali surga.”

Syaikh Abul ‘Ula Al-Mubarakfuri rahimahullah menjelaskan bahwa maksud menghilangkan kemiskinan di sini bisa bermakna dzahir atau makna batin. Beliau berkata,

أي يزيلانه وهو يحتمل الفقر الظاهر بحصول غنى اليد ، والفقر الباطن بحصول غنى القلب

Haji dan umrah menghilangkan kefakiran, bisa bermakna kefakiran secara dzahir, dengan terwujudnya kecukupan harta. Bisa juga bermakna batin yaitu terwujudnya kekayaan dalam hati.”

Jadi Allah telah memberikan kisi-kisi kehidupan dan Rasulullah sudah menyampaikannya kepada umatnya. Semoga kita dimudahkan dalam melangka.

*Foto adalah kegiatan Fayyash Tour & Travel dalam Haji Furoda 2019*

About the Author

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *