
Masjid Pertama yang Dibangun Nabi ﷺ
Masjid Quba dibangun Rasulullah ﷺ sekitar awal bulan Rabi'ul Awwal tahun pertama Hijrah, saat beliau tiba di pinggiran Madinah dan sebelum masuk ke pusat kota. Karena itu banyak ulama yang menyebut Quba sebagai masjid pertama dalam Islam — didirikan sebelum Masjid Nabawi.
Nabi ﷺ membangunnya bersama para sahabat, mengangkat batu sebagai penanda, dan shalat di dalamnya. Sejak itu shalat dua rakaat di Quba menjadi amalan yang beliau kerjakan, dan kini masjid berdiri megah dengan kubah-kubah putih di kawasan barat daya Madinah.
- Lokasi: sekitar lima kilometer dari Masjid Nabawi ke arah barat daya.
- Disebut Al-Masjid Al-Aqsha dalam sejumlah riwayat awal, sebelum julukan itu melekat pada masjid di Baitul Maqdis.
- Selesai diperbesar pada masa kekhalifahan Utsman bin Affan.
Ayat Al-Qur'an yang Mengagungkan Masjid Ini
Sebagian besar mufassirun mengaitkan QS At-Taubah ayat 108 dengan Masjid Quba: masjid yang didirikan atas dasar taqwa sejak hari pertama lebih utama untuk shalat di dalamnya. Ayat ini turun sebagai peringatan terhadap orang-orang yang membangun masjid untuk menyusahkan dan mencari kedudukan.
Pesan ayat itu relevan bagi jemaah haji: nilai sebuah tempat ibadah ditentukan oleh keikhlasan, bukan oleh kemegahan bangunan. Quba dibangun di tanah kosong dengan tenaga sukarela, tanpa pamer, dan justru karena itulah ia diabadikan dalam Al-Qur'an.
Keutamaan Shalat di Masjid Quba
Dalam hadits yang diriwayatkan An-Nasa'i dan At-Tirmidzi, shalat dua rakaat di Masjid Quba disamakan pahalanya dengan umrah. Selain itu, Nabi ﷺ tercatat rutin mengunjungi Quba, dan dianjurkan bagi yang datang ke Madinah untuk bersuci di rumahnya lalu berjalan ke Quba untuk shalat.
- Pahala shalat dua rakaat di Quba setara umrah (HR An-Nasa'i dan At-Tirmidzi).
- Nabi ﷺ mendatangi Quba pada setiap Sabtu (HR Bukhari-Muslim).
- Disunnahkan berwudu di rumah sebelum berjalan menuju Quba.
Cara Memasukkan Quba ke Jadwal Ziarah Haji
Masjid Quba biasanya dikunjungi pada pagi hari, sering digabung dengan Masjid Qiblatain dalam satu rute karena arahnya berdekatan. Beberapa rombongan bahkan memilih shalat Subuh berjamaah di Quba untuk menggabungkan ibadah wajib dan ziarah sekaligus.
Karena jaraknya dari pusat kota, siapkan transportasi dari hotel sejak malam. Bagi jemaah yang jadwalnya padat, prioritas tetap pada shalat berjamaah di Masjid Nabawi; Quba dapat dipindah ke hari lain selama masa menginap di Madinah.
Dalil & Sumber
Pertanyaan Umum
Apakah Masjid Quba wajib diziarahi saat haji?
Tidak. Quba masuk kategori ziarah sunnah yang hanya mungkin dilakukan selama menginap di Madinah. Menambah atau menguranginya tidak memengaruhi sahnya haji.
Kapan waktu terbaik mengunjungi Masjid Quba?
Pagi hari umumnya lebih longgar dibanding siang. Sebagian rombongan memilih shalat Subuh berjamaah di Quba agar kegiatan ziarah tidak memotong waktu ibadah wajib.
Berapa jarak Masjid Quba dari Masjid Nabawi?
Sekitar lima kilometer ke barat daya. Dengan bus rombongan biasanya 15–25 menit, tergantung kondisi lalu lintas Madinah.
Apa bedanya Masjid Quba dengan Masjid Nabawi?
Quba dibangun lebih dulu di pinggiran kota saat hijrah, sedangkan Nabawi dibangun di pusat kota dan menjadi masjid utama Madinah. Keduanya sama-sama didirikan Rasulullah ﷺ.