Beranda › Destinasi Bersejarah › Mina: Lembah Tenda Tempat Jumrah Dilempar
Mina

Mina: Lembah Tenda Tempat Jumrah Dilempar

Mina adalah lembah tempat jemaah haji bermalam dan melempar jumrah pada 8–13 Dzulhijjah. Simak jadwal harian, tata cara lempar jumrah, dan tips nyaman selama di Mina.

Mina: Lembah Tenda Tempat Jumrah Dilempar
Mina: Lembah Tenda Tempat Jumrah Dilempar — Mina

Jadwal Jemaah Haji di Mina

Mina adalah lembah di sebelah timur Makkah yang selama musim haji dipenuhi tenda dan menjadi tempat bermalam jemaah. Sejak tanggal 8 Dzulhijjah, jemaah masuk ke Mina, lalu pada 9 Dzulhijjah menuju Arafah, dan kembali ke Mina pada 10 Dzulhijjah untuk mulai melempar jumrah.

  • 8 Dzulhijjah — jemaah masuk Mina dan bermalam di sana.
  • 9 Dzulhijjah — menuju Arafah untuk wukuf, lalu ke Muzdalifah.
  • 10 Dzulhijjah — melempar jumrah aqabah, tahallul awal, dan tawaf ziyarah.
  • 11–13 Dzulhijjah — melempar tiga jumrah setiap hari dan bermalam di Mina. Jemaah yang menunda ke Mina pada 12 Dzulhijjah mendapat keringanan meninggalkan Mina setelah matahari tergelincir.

Tata Cara Melempar Jumrah

  • Le jumrah dilakukan mulai setelah tergelincir matahari pada 11–13 Dzulhijjah, dan sepanjang malam 10 Dzulhijjah hingga terbit fajar pada 11 Dzulhijjah.
  • Jumlah kerikil yang dilempar tujuh butir untuk setiap jumrah, diambil dari Muzdalifah atau dari lokasi pengumpulan kerikil di Mina.
  • Urutan yang lazim diikuti: jumrah pertama (dekat masjid), jumrah tengah, lalu jumrah aqabah yang paling dekat dengan Makkah.
  • Setiap kerikil dilempar sambil menyebut takbir, menghadap ke arah jumrah, dan tidak menimbulkan gangguan bagi jemaah lain.
  • Petugas mengatur arus lalu lintas jemaah dan jalur jembatan; ikuti penanda arah agar tidak terbalik arah.

Tips Nyaman Selama di Mina

  • Bawa bekal makanan dan obat dari hotel sejak awal, karena stok di Mina terbatas dan mahal saat puncak hari-hari Tasyriq.
  • Persiapkan alas tidur, karung tidur, dan lampu kecil di dalam tenda yang seringkali berbagi ruang dengan banyak jemaah.
  • Kenakan sandal atau sepatu tertutup yang nyaman untuk berjalan jauh menuju lokasi jumrah.
  • Jaga jarak dengan rombongan, terutama saat arus lalu lintas jemaah padat menuju jembatan jumrah.
  • Perhatikan jemaah lansia, ibu hamil, atau yang memiliki riwayat penyakit agar mendapat pendampingan khusus di setiap kegiatan keluar tenda.

Dalil & Sumber

وَاذْكُرُوا اللَّهَ فِي أَيَّامٍ مَّعْدُودَاتٍ
Dan berdzikirlah dengan menyebut Allah pada beberapa hari yang berbilang, yaitu pada hari-hari Tasyriq.
Menurut riwayat Bukhari dan Muslim, Nabi ﷺ dan para sahabatnya melempar jumrah aqabah pada hari kesepuluh, lalu jumrah yang pertama dan tengah pada hari-hari Tasyriq, dan masing-masing dengan tujuh kerikil.

Pertanyaan Umum

Kapan jemaah haji masuk Mina?

Jemaah masuk Mina pada tanggal 8 Dzulhijjah dan bermalam di sana sebelum menuju Arafah pada 9 Dzulhijjah. Transportasi dan pembagian tenda biasanya sudah diatur penyelenggara.

Bolehkah meninggalkan Mina lebih awal pada 12 Dzulhijjah?

Ya, menurut pendapat yang memperbolehkan. Jemaah yang bermalam di Mina boleh meninggalkannya setelah matahari tergelincir pada hari kedua belas. Ketentuan pastinya biasanya diumumkan tim muthawwif.

Dari mana jemaah mendapatkan kerikil jumrah?

Kerikil diambil di Muzdalifah saat bermalam di sana. Jemaah dianjurkan mengambil secukupnya, yaitu sekitar 70 butir agar kebutuhan tiga hari tercukup.

Bagaimana jika jemaah terpisah dari rombongan di Mina?

Tetap di posisi terakhir bertemu, gunakan ponsel untuk menghubungi pendamping, dan jika perlu minta bantuan petugas dengan menyebut nomor kelompok yang tertulis pada kartu jemaah.

Siap Berangkat Haji?

Konsultasi Haji Khusus & Umroh Gratis

Ceritakan rencana Anda — kami bantu jelaskan perbedaan jalur haji, estimasi biaya, dan jadwal keberangkatan. Konsultasi tidak dipungut biaya.

Tanya Jadwal & Harga Kalkulator Biaya Haji
Fahira Tour & Travel · PPIU Resmi | Akreditasi A · +62 813-1440-1079
Tanya Sekarang