Beranda › Destinasi Bersejarah › Sumur Zamzam: Air yang Muncul di Masa Nabi Ismail
Makkah

Sumur Zamzam: Air yang Muncul di Masa Nabi Ismail

Sumur Zamzam kini berada di lantai dasar Masjidil Haram, tidak jauh dari Ka'bah. Jemaah haji meminumnya setelah tawaf sebagai sunnah yang diajarkan Nabi, lengkap dengan adab dan waktunya.

Sumur Zamzam: Air yang Muncul di Masa Nabi Ismail
Sumur Zamzam: Air yang Muncul di Masa Nabi Ismail — Makkah

Kisah Munculnya Air Zamzam

Zamzam berkaitan erat dengan kisah Nabi Ismail AS dan ibundanya, Siti Hajar, ketika ditinggalkan di lembah Makkah yang tandus. Menurut riwayat, ketika air tersedia dan bayi menangis, air pun muncul di dekat kaki Ismail. Sejak saat itu zamzam menjadi sumber air utama penduduk Makkah, sampai tertutup pasir pada masa-masa tertentu hingga dibangunkan kembali.

Hari ini sumur zamzam berada di lantai dasar Masjidil Haram, di sayap timur, dekat pintu King Abdulaziz. Airnya dipompa ke keran-keran minum dan ke stasiun pengisian botol yang tersebar di pelataran masjid.

Sunnah Minum Zamzam bagi Jemaah Haji

Minum air zamzam termasuk sunnah yang dianjurkan bagi jemaah haji, terutama setelah menyelesaikan tawaf. Adab yang diajarkan Nabi ﷺ antara lain:

  • Membaca basmalah terlebih dahulu, lalu meminumnya dengan teguk-an yang banyak sambil menghadap kiblat.
  • Memohon doa di antara tegukan, karena zamzam dikenal sebagai air yang doa dikabulkan bagi yang meminta.
  • Meminumnya dengan tangan kanan dan duduk, bukan sambil berdiri bila memungkinkan.
  • Menyisakan sedikit untuk diminum ketika makan atau dipakai sebagai pengobatan, sesuai sunnah.

Catatan Praktis di Musim Haji

  • Jemaah haji kini lebih banyak menemukan air zamzam dalam kemasan botol, bukan dari keran langsung. Keran minum tersedia di area zamzam lantai dasar.
  • Antrean bisa sangat panjang pada jam padat. Aman untuk diminum setelah tawaf ziyarah atau pada jam-jam sepi.
  • Bawa botol kosong dari hotel dan isi ulang di stasiun pengisian zamzam agar kebutuhan minum selama di pelataran masjid tetap tercukupi.
  • Perhatikan aturan maskapai dan bea cukai negara asal soal membawa air zamzam dalam bagasi — biasanya jemaah haji mendapat kuota botol 5 liter dari penyelenggara.

Dalil & Sumber

Menurut riwayat Bukhari, air zamzam adalah air terbaik yang dipakai untuk apa pun diminumnya, karena diceritakan bahwa air itu keluar murni sebagai kemuliaan dari Allah.
Menurut riwayat, Nabi ﷺ bersabda bahwa sebaik-baik air adalah zamzam, air yang mengandung makanan dan menyembuhkan penyakit. Sebagian ulama menilai hadis ini dikuatkan dengan adanya tambahan para perawi.

Pertanyaan Umum

Kapan waktu terbaik minum air zamzam saat haji?

Waktu paling utama adalah segera setelah tawaf, dalam keadaan menghadap kiblat dan berdoa di antara tegukan. Bila antrean padat, boleh diminum setelah Sa'i atau pada jam-jam sepi.

Di mana letak sumur zamzam di Masjidil Haram?

Sumur zamzam berada di lantai dasar masjid, di sayap timur dekat pintu King Abdulaziz, di bawah area Hijr Ismail. Untuk menuju lokasi, ikuti penanda bertuliskan Zamzam atau tanya petugas masjid.

Apakah boleh membawa pulang air zamzam ke tanah air?

Boleh, dengan ketentuan yang berlaku di bandara dan maskapai. Jemaah haji biasanya menerima kuota botol zamzam resmi dari penyelenggara, dan botol harus dikemas rapi di bagasi.

Apakah air zamzam boleh diminum untuk pengobatan?

Zamzam memang terkenal sebagai air yang dikonsumsi untuk keperluan minum, makan, dan pengobatan menurut riwayat. Namun bagi jemaah yang punya penyakit tertentu, misalnya gangguan ginjal atau harus membatasi cairan, sebaiknya tetap mengikuti anjuran dokter pendamping jemaah.

Siap Berangkat Haji?

Konsultasi Haji Khusus & Umroh Gratis

Ceritakan rencana Anda — kami bantu jelaskan perbedaan jalur haji, estimasi biaya, dan jadwal keberangkatan. Konsultasi tidak dipungut biaya.

Tanya Jadwal & Harga Kalkulator Biaya Haji
Fahira Tour & Travel · PPIU Resmi | Akreditasi A · +62 813-1440-1079
Tanya Sekarang