
Urutan Ibadah di Muzdalifah
Muzdalifah adalah dataran di antara Arafah dan Mina. Setelah matahari terbenam di Arafah, jemaah bertolak ke Muzdalifah untuk bermalam di sana sampai menjelang fajar. Di sinilah jemaah mengumpulkan kerikil untuk lempar jumrah di Mina.
- Shalat Maghrib dan Isya dijamaah qasar saat tiba, mengikuti tuntunan yang diajarkan Nabi ﷺ.
- Berdoa dan berdzikir sepanjang malam, termasuk di antara shalat Maghrib dan Isya.
- Bermalam sampai matahari terbit, lalu menuju Mina setelah shalat Subuh berjamaah.
Hal yang Dikerjakan Jemaah Haji di Muzdalifah
- Menunaikan shalat Maghrib dan Isya berjamaah dalam satu kali adzan dan iqamah, sebagaimana yang dilakukan Nabi ﷺ.
- Mengumpulkan kerikil untuk jumrah sebanyak kurang lebih 70 butir, sebesar kacang, yang disimpan dalam wadah atau kantong kecil.
- Bermalam di bawah langit terbuka tanpa naungan, sebagai bentuk kesederhanaan yang dicontohkan.
- Bagi jemaah yang lemah, sakit, atau ibu hamil, ada keringanan untuk meninggalkan Muzdalifah setelah tengah malam menuju Mina agar mendapat tempat lebih dulu.
- Menuju Mina pada pagi hari dengan mengucapkan talbiyah dan takbir.
Tips Menghadapi Malam di Muzdalifah
- Bawa sleeping bag atau alas tidur tipis, karena lantai dataran berbatu dan dingin pada dini hari.
- Siapkan lampu kecil dan power bank, sebab area gelap dan luas sehingga mudah kehilangan arah ke rombongan.
- Bawa air minum dan makanan ringan, karena fasilitas di lokasi sangat terbatas dan antrean panjang.
- Amankan barang berharga di dalam tas yang selalu bersentuhan dengan tubuh, karena kepadatan jemaah sangat tinggi.
- Ikuti pendampingan petugas bagi jemaah lansia, terutama terkait waktu terbaik meninggalkan Muzdalifah menuju Mina.
Dalil & Sumber
Pertanyaan Umum
Kapan jemaah haji bermalam di Muzdalifah?
Jemaah bermalam di Muzdalifah setelah wukuf di Arafah pada malam tanggal 10 Dzulhijjah, hingga matahari terbit, lalu berangkat menuju Mina.
Apakah semua jemaah harus menginap satu malam penuh di Muzdalifah?
Tidak untuk semua. Jemaah yang lemah, sakit, ibu hamil, atau lansia boleh meninggalkan Muzdalifah setelah tengah malam, dan pendamping kelompok biasanya sudah mengatur daftar jemaah yang mendapat keringanan ini.
Berapa banyak kerikil yang perlu dikumpulkan?
Kurang lebih 70 butir, yaitu tujuh kerikil untuk masing-masing dari tiga jumrah pada tiga hari lempar. Kerikil diambil dari tanah Muzdalifah dan disimpan di kantong kecil.
Apakah shalat Maghrib dan Isya harus dijamaah di Muzdalifah?
Menurut tuntunan yang diajarkan Nabi ﷺ, shalat Maghrib dan Isya dijamaah qasar di Muzdalifah. Bagi jemaah yang ragu soal tata caranya, ikuti imam resmi kelompok atau pendamping Anda.